Showing posts with label Jalan -Jalan. Show all posts
Showing posts with label Jalan -Jalan. Show all posts

Ketika Malang Punya Pilihan Oleh - Oleh Baru: Nastar Apel



Fokusmalang.com - Berbicara oleh - oleh khas Malang tentu tidak jauh - jauh dari perkripikan baik buah maupun tempe. Namun apakah anda tahu kini Malang punya idola baru untuk oleh - oleh dan hampers? Dia adalah nastar apel.

Jika selama ini kita mengenal kue nastar sebagai kue khas Natal dan Lebaran, dengan isian selai nanas yang asam manis dipadu dengan kulit dari kue kering nan renyah, namun kini hadir nastar dengan sentuhan yang berbeda, yaitu nastar apel. 

Kue nastar apel sebenarnya adalah kue nastar standar, dengan menggunakan isian selai apel, dengan sentuhan unik, yaitu bagian kulitnya yang diwarna hijau kemerahan, persis dengan apel roombeauty atau manalagi, yang selama ini dikenal sebagai apel khas Malang. 

Soal rasa, nastar apel ternyata punya karakter yang cukup mirip dengan nastar standar yang menggunakan isian selai nanas. Hanya saja isian selai apel pada nastar yang dibuat oleh Robbiatun Hasanah tersebut, punya tekstur yang lebih halus, serta harum apel yang menarik, rasanya juga terasa lebih lembut manis, dengan jejak asam tipis. 

Kreator nastar apel Robbiatun Hasanah mengakui bahwa membuat nastar apel, terinspirasi dari wilayah Malang yang sudah kehilangan identitas oleh - oleh khas nya yaitu apel. Sehingga setelah banyak melakukan riset Obby sapaan akrabnya menemukan resep nastar apel. 

Nastar apel pertama kali dikenalkan pada akhir tahun 2024, yaitu pada momen Natal dan Tahun Baru. Menurutnya, ketika itu dia hanya memproduksi sekitar 4 kilogram apel saja. Namun ternyata produknya begitu disukai, bahkan menjadi viral dalam kurun waktu tidak lama. Permintaan pasar pun meningkat drastis. 



Dari sebelumnya diproduksi manual, akhirnya Obby memutuskan untuk membeli mesin khusus, yang mampu meningkatkan kapasitas produksi berkali - kali lipat. Namun ternyata memiliki mesin tidak mudah, karena Obby dan timnya ternyata harus meriset kembali resep nastar apelnya. Perlu hampir dua pekan hingga akhirnya, mampu memproduksi ratusan bungkus nastar apel, dengan bahan baku 1 kwintal apel per hari nya. 

"Saat ini permintaan untuk nastar apel memang luarbiasa. Saya berterimakasih pada rekan  - rekan media yang sudah membantu mengenalkan kue khas ini kepada masyarakat. Harapan saya. nastar apel bisa menjadi identitas baru sebagai oleh - oleh khas dari Malang. Selain juga upaya kami untuk kembali mengangkat petani apel yang selama ini mulai tenggelam," papar Obby.



Selama musim Ramadhan dan Lebaran 2025, Obby mengakui bahwa permintaan nastar apel meningkat drastis. Bahkan stok 200-400 boks per hari, dinilai tidak cukup memenuhi kebutuhan pasar.

"Peminatnya bukan saja dari Kota Malang melainkan banyak dari luar Kota. Bahkan sudah jauh hari sebelum Lebaran, hampers - hampers dengan isian nastar apel sudah banyak dipesan pelanggan. Kami terus bekerja keras untuk bisa memenuhi pesanan yang terus datang," imbuh Obby. 


Teguh Amiruddin Dipastikan Tidak Lagi Berkostum Arema FC



Fokusmalang.com-Teguh Amiruddin dipastikan tidak berkostum Arema FC di musim 2024/2025, hal ini setelah kiper jebolan Akademi Arema ini memilih untuk pamit dari tim Singo Edan.


"Teguh memilih untuk tidak lagi bersama Arema, kami hormati keputusan Teguh," ungkap General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi.

Atas kontribusi Teguh dibawah mistar gawang Arema FC, Inal mengucapkan terimakasih. 


"Kami sampaikan terimakasih atas kontribusi Teguh di Arema FC, tentu kami doakan kedepan agar karirnya semakin bersinar," tambahnya.


Terlepas dari Teguh Amiruddin yang memilih untuk meninggalkan Arema FC, saat ini tim Singo Edan tengah melakukan inventarisasi kebutuhan tim untuk musim depan. "Doakan, bertahap sudah kita lakukan untuk mempersiapkan tim untuk menyambut kompetisi," jelasnya.

Candi Karang Besuki (ꦕꦟ꧀ꦝꦶꦏꦫꦁꦧꦼꦱꦸꦏꦶ) Pesona yang Tersembunyi



Candi Karang Besuki atau Candi Vasuki merupakan candi peninggalan Kerajaan Kanjuruhan. Candi Karangbesuki terletak di sudut timur laut pemakaman umum di Dusun Gasek, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Jaraknya sekitar enam kilometer di sebelah barat pusat kota Malang atau sekitar 500 meter di sebelah utara Candi Badut. Saat ini, kondisinya tinggal reruntuhan, hanya menyisakan struktur pondasi batu andesit berukuran 7 x 7 meter. Bangunan candi berada di lembah Kali Metro. Diperkirakan, bangunan candi setinggi 8 meter dengan posisi menghadap ke barat.

Menurut seorang sejarahwan,  Hendrik yang juga merupakan anggota PPBI, candi Karangbesuki diperkirakan telah berdiri bersamaan dengan Candi Badut, yakni sejak abad 8 Masehi. Kondisi candi berupa tumpukan bebatuan, tidak utuh, hanya tersisa kaki dan pondasi candi. Namun, bangunan candi diperkirakan setinggi 8 meter menghadap ke barat. Bersamaan dengan candi, juga ditemukan arca Resi Agastya, arca Ganesha, arca Durga dan sebuah Yoni. Arca Durga dan bagian lingga sudah hilang, sedangkan ketiga lainnya berhasil diselamatkan. Arca Resi Agastya disimpan di Museum Mpu Purwa dan arca Ganesya dipindah ke situs Watu Gong.



Candi Karangbesuki merupakan peninggalan dari kerajaan Kanjuruhan yang merupakan sebuah kerajaan Hindu yang berpusat di daerah sekitar Kota Malang. Masyarakat sekitar mempercayai bahwa Candi Vasuki bisa membawa kesejahteraan dan keselamatan pada Masyarakat. Dalam situs candi Karangbesuki ini terdapat tulisan jawa kuno yang disebut Aksara Kawi. Aksara Kawi atau Aksara Jawa Kuno merupakan bentuk aksara yang digunakan untuk menuliskan Bahasa Jawa Kuno atau Bahasa Kawi dan berkembang di Nusantara pada abad VIII – XVI.

Profesor J.G. de Casparis dari Belanda, yaitu pakar paleografi atau ahli ilmu sejarah aksara, mengutarakan bahwa aksara hanacaraka itu dibagi menjadi lima masa utama, yaitu:

Aksara Pallawa Aksara Pallawa itu berasal dari India Selatan. Jenis aksara ini mulai digunakan sekitar abad ke 4 dan abad ke 5 masehi. Salah satu bukti penggunaan jenis aksara ini di Nusantara adalah ditemukannya prasasti Yupa di Kutai, Kalimantan Timur. Aksara ini juga digunakan di Pulau Jawa, yaitu di Tatar Sundha di Prasasti tarumanegara yang ditulis sekitar pada tahun 450 M. di tanah Jawa sendiri, aksara ini digunakan pada Prasasti Tuk Mas dan Prasasti Canggal. Aksara Pallawa ini menjadi ibu dari semua aksara yang ada di Nusantara, termasuk aksara hanacaraka. Kalau diperhatikan, aksara Pallawa ini bentuknya segi empat.





 Dalam bahasa Inggris, perkara ini disebut sebagai huruf box head atau square head-mark. Walaupun aksara Pallawa ini sudah digunakan sejak abad ke-4, namun bahasa Nusantara asli belum ada yang ditulis dalam aksara ini.

Seperti yang dapat dilihat pada gambar diatas, adalah gambaran pada saat Candi Karangbesuki ditemukan pada tahun 1900-an. Masih terlihat terawat dan indah sebelum tersisa reruntuhan akibat dari kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pelestarian cagar budaya.

Tentang Penulis:

Artikel ini di susun atas dasar pengabdian kami kelompok 11 KKN Universitas Merdeka Malang 2023 kepada masyarakat di RW 06 Karangbesuki. Tujuan dari artikel ini adalah memperkenalkan candi Karangbesuki serta memberikan pengetahuan sejarah mengenai candi tersebut.

Mengenal Cross Fit, Gim Olahraga Tentara Amerika Yang Mulai Digemari Warga Malang



Dikenal sebagai latihan untuk menggembleng ketangguhan tentara Amerika, kini Cross Fit jadi olahraga yang mulai dikenal oleh warga Malang Raya.

Hari Minggu (06/10), lalu kawasan Vila Puncak Tidar yang biasanya sepi, sedikit heboh. Khususnya berasal dari pusat kebugaran Valor Persitance Triumph (VPT) Gym. Dimana saat itu, VPT Gym tengah menggelar kejuaraan Cross Fit yang pertama di Malang Raya.

Diikuti tidak kurang dari 50 peserta pria dan wanita yang berasal tidak hanya dari Malang, melainkan juga seperti Surabaya dan Sidoarjo, kejuaraan cross fit ini berlangsung seru, dengan banyak dihiasi applause dan juga teriakan -teriakan penyemangat, baik dari peserta lainm maupun penonton kepada peserta yang tengah berlomba.

Dalam arena cross fit, tampak sederet peralatan gym dijajar. Dimana para peserta bergantian menggunakan peralatan tersebut dalam jangka waktu tertentu. Siapa peserta yang bisa paling cepat menyelesaikan tantangan dialah yang menjadi pemenangnya. Lalu apakah cross fit hanya sekedar adu kekuatan di gym saja?

Ternyata bukan. Menurut pemilik VPT Gym, sekaligus juga trainer berserifikat cross fit Inez, olahraga yang satu ini berbeda dengan kegiatan fitness yang biasa dilakoni oleh masyarakat kebanyakan.

Inez saat memberikan pengarahan kepada salah satu peserta kompetisi cross fit di VPT Gym Malang


Menurut Inez, jika kebanyakan fitness adalah media seseorang untuk bisa mendapatkan massa, dan bentuk otot yang besar dan bagus, atau juga menghilangkan massa lemak dari tubuh, maka cross fit punya lebih banyak fungsi yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari - hari, dan bukan sekedar estetika.

"Cross fit tidak lalu membuat otot kita menjadi besar, seperti binaraga, Namun cross fit lebih berfungsi menambah kekuatan dan juga daya tahan tubuh yang kita perlukan dalam kehidupan sehari - hari. Misal ibu - ibu yang punya anak kecil, itu tentu butuh banyak energi, apalagi jika suami bekerja. Mungkin dia harus gendong anak, angkat galon dan lain sebagainya. Dengan cross fit, tenaga dan daya tahan tersebut bisa dia dapatkan," bebernya. 

Soal perkembangan cross fit sendiri di Kota Malang khususnya, Inez menyebut belum terlalu merakyat, dan komunitasnya masih sangat minim. Bahkan VPT Gym menjadi pusat kebugaran pertama yang ditujukan untuk cross fit. 

Namun melihat animo peserta lomba pertama kali ini, Inez sangat yakin cross fit akan bisa cepat berkembang di Malang dan sekitarnya. 

"Kalau di Malang, karena kita masih baru, animonya belum terlalu besar ya. Namun kalau melihat bagaimana lomba saat ini, saya optimis cross fit bisa berkembang luas, dan banyak diterima masyarakat di Malang ke depannya," pungkas Inez.

Nah, jadi bagaimana, apakah anda juga sudah siap mencoba sensasi cross fit? 




Menikmati Menu Berbuka Puasa Dalam Nuansa Jepang di Onsen Resort


Onsen Resor Kota Wisata Batu menyajikan berbagai menu khas Indonesia dalam Ramadhan tahun 2019 ini. Selain menikmati hidangan dengan rasa yang menggugah selera. Di lokasi sejuk ini, anda juga bisa menikmati indahnya pemandangan dan suasana khas Jepang yang tidak bisa anda temukan di tempat lain. 

Tentu saja, Onsen akan bisa jadi salah satu pilihan tempat bagi anda yang ingin menikmati berbuka dengan cara berbeda di sekitaran Kota Malang. 

Gara-Gara Bolu Bakar, 3 Perempuan Ini Bisa Jalan-Jalan GRATIS Ke Dino Park, Kok Bisa?



FOKUSMALANG.COM - Jalan-jalan gratis, hmm siapasih yang gak mau. Nah tapi tiga wanita yang ini beruntung banget, karena bisa jalan - jalan gratis cuma gara-gara makan kue kekinian paling enak di Kota Malang. Wah Kok bisa ya?

Setelah menunggu cukup lama memilih foto foto terunik akhirnya tim bolu bakar malang memilih tiga  orang pemenang foto competition with bolu bakar, mereka adalah Feronika Wijayanti, Dina Putri dan Inggrid Widy.

Ketiga orang pemenang ini berkesempatan mendapat hadiah menikmati wahana yang super kece yakni Dino Park di Jatimpark 3. Dan di hari Minggu (09/12/18) kemarin ketiga pemenang ini mengajak keluarganya menikmati beragam wahana yang ada di Dino Park.

Bersama dengan para buah hatinya, ketiga pemenang ini dengan riang gembira menikmati setiap wahana yang ada. Awal datang mereka langsung mengabadikan moment dengan berfoto bersama di bawah kerangka dinosaurus.

Setelah itu mereka langsung menuju wahana Dino Action Naga Cloning. Di dalam wahana ini mereka menikmati hal yang sangat seram dengan cara naik perahu.

Mereka memasuki lorong gelap dimana didalamnya terdapat sebuah laboratorium yang berisi aneka dinosaurus yang dijadikan bahan percobaan seorang dokter “gila”.


Dan di akhir menikmati wahana dino action naga cloning itu, perhu yang ditumpangi oleh ketiga pemenang ini turun dari ketinggian hingga air yang berda di sekitarnya menghujani mereka, mereka pun sangat menyukai hadiah yang diberikan oleh Bolu Bakar Malang ini.

Wah seru banget ya sobat fokusmalang? Nah kalau mau yang seru lainnya, cuzz kita tungguin kejutan lainnya dari Bolu Bakar Malang, BBM yang paling enak kalau dimakan. "Nom-Nom"